start
Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
| start [2023/10/31 10:44] – [3. Ketapang (Terminalia catappa)] sigitatp1 | start [2024/09/22 20:03] (current) – external edit 127.0.0.1 | ||
|---|---|---|---|
| Line 42: | Line 42: | ||
| ===== Kondisi Geografis dan Gambaran Umum Pulau Biawak ===== | ===== Kondisi Geografis dan Gambaran Umum Pulau Biawak ===== | ||
| - | Pulau Biawak dan sekitarnya adalah kawasan konservasi laut daerah yang terletak di sebelah utara Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya sekitar 40 km dari Pantai Indramayu dengan posisi 05o56’002” LS dan 108o22’015” BT dengan luas 125 Ha. Dasar hukum Penetapan Pulau Biawak dan sekitarnya sebagai Kawasan Konservasi dan Wisata Laut adalah SK Bupati Indramayu No. 556/Kep.528 Diskanla/ | + | Pulau Biawak dan sekitarnya adalah kawasan konservasi laut daerah yang terletak di sebelah utara Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya sekitar 40 km dari Pantai Indramayu dengan posisi 05o56’002” LS dan 108o22’015” BT dengan luas 125 Ha. Dasar hukum Penetapan Pulau Biawak dan sekitarnya sebagai Kawasan Konservasi dan Wisata Laut adalah SK Bupati Indramayu No. 556/Kep.528 Diskanla/ |
| {{: | {{: | ||
| - | Pulau Biawak dan sekitarnya terdiri dari tiga pulau kecil, yaitu Pulau Biawak atau yang dikenal juga dengan Pulau Rakit, Pulau Gosong, dan Pulau Candikian (Pulau Rakit Utara). Pulau Gosong tidak berpenghuni dan hanya terdapat ekosistem mangrove dan juga keindahan bawah laut terutama terumbu karang yang masih bagus. Dari Pulau Biawak, memakan waktu ± 1 jam ke pulau ini. Sementara itu, Pulau Cendekian terletak di sebelah timur Pulau Gosong dan sama dengan Pulau Gosong ini tidak berpenghuni, | + | Pulau Biawak dan sekitarnya |
| Sesungguhnya nama pulau tersebut adalah Pulau Rakit, tetapi oleh Pemkab Indramayu dinamakan Pulau Biawak karena di pulau ini banyak dijumpai satwa liar yang justru menjadi ciri khasnya, yakni biawak (Varanus salvator). Satwa ini tergolong unik karena hidup di habitat air asin. Setiap menjelang matahari terbenam, puluhan biawak dengan panjang antara 20 cm hingga 1,5 m terlihat berenang di tepian pantai tengah berburu ikan untuk kebutuhan makannya. Setiap menjelang matahari terbenam, puluhan biawak terlihat berenang di tepian pantai. | Sesungguhnya nama pulau tersebut adalah Pulau Rakit, tetapi oleh Pemkab Indramayu dinamakan Pulau Biawak karena di pulau ini banyak dijumpai satwa liar yang justru menjadi ciri khasnya, yakni biawak (Varanus salvator). Satwa ini tergolong unik karena hidup di habitat air asin. Setiap menjelang matahari terbenam, puluhan biawak dengan panjang antara 20 cm hingga 1,5 m terlihat berenang di tepian pantai tengah berburu ikan untuk kebutuhan makannya. Setiap menjelang matahari terbenam, puluhan biawak terlihat berenang di tepian pantai. | ||
start.1698723897.txt.gz · Last modified: 2024/09/22 20:03 (external edit)